Senin, 01 Mei 2017

ORGANISASI FILE PILE

Pertemuan 5 – 11 April 2017
Dosen : Andriani Kala’Lembang, S.Kom, M.M

·         Organisasi file adalah suatu teknik atau metode yang digunakan untuk menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
·         File pile atau disebut dengan file tumpukan merupakan salah satu struktur dasar dari struktur file . Record-record pada pile dikumpulkan berdasarkan kedatangannya. Panjang record dalam suatu pile tidak harus tetap dan tidak diperlukan atribut-atribut yang sama untuk setiap record
·


·         Penggunaan pile
File pile merupakan struktur dasar. Struktur ini memberikan fleksibilitas penuh. Struktur ini menggunakan ruang penyimpanan dengan baik saat data berukuran dan berstruktur beragam. Struktur ini tidak bagus untuk pencarian record tertentu.

·         Penggunaan file pile
§  File-file system
§  File log (mencatat kegiatan)
§  File-file penelitian/medis
§  File teks

KINERJA PILE
·         Ukuran Record (R)
Kepadatan pile dipengaruhi dua faktor, yaitu:
1.      Perlu penyimpanan nama-nama atribut dan nilainya.
2.      Data yang tidak ada tidak perlu dipertimbangkan sama sekali.
R = a’(A+V+2)
                              
a’ = rata-rata jumlah atribut
A = ukuran rata-rata atribut (field)
V = ukuran rata-rata nilai
2 =  konstanta untuk pemisah antar field dan antar record

·         Waktu Pengambilan Record Tertentu/ Fetch Record (TF)
Waktu untuk menemukan lokasi record pada pile adalah lama, karena semua record harus ditelusuri sampai menemukan lokasi satu item data. Pencarian data harus dilakukan secara serial dimana setiap blok dibaca satu persatu sampai record yang dicari ditemukan.
     TF= 1/2n (R/t’)

n          = jumlah record
R          = ukuran record
t’          = bulk transfer time

Catatan:
Bulk transfer time digunakan karena membaca file secara sekuen dari titik awal, melewati gap-gap dan batas-batas silinder sampai menemukan blok berisi record yang diinginkan

·         Waktu Pengambilan Record Berikutnya/ Next Record (TN)
Karena tidak ada pengurutan record pada pile, maka record penerus (successor record) berdasarkan kriteria tertentu dapat berada di sembarang lokasi.  Karena posisinya tidak diketahui, menemukan record penerus sama dengan record tertentu.
TN = TF

·         Waktu Penyisipan Record (TI)
Penyisipan record dilakukan di akhir file.  Mekanisme Penyisipan record adalah:
1.      Cari akhir file (EOF=End-of-File), diperlukan waktu sebesar seek time (s)
2.      Cari sector yang tepat, diperlukan waktu sebesar rotational latency (r)
3.      Lakukan transfer data, diperlukan waktu sebesar (btt)
4.      Read/Write blok data, diperlukan waktu sebesar (TRW)
            TI = s + r + Btt + TRW

·         Waktu Pembaruan Record (TU)
a.      Mencari posisi record yang diperbarui.
b.      Memeriksa apakah ukuran tempat record masih memenuhi syarat yaitu:
      Bila ukuran record baru < record lama, maka dilakukan penimpaan record (dilakukan penghapusan dan dituliskan di tempat itu).
      Bila ukuran record baru = record lama, maka dilakukan penimpaan record (dilakukan penghapusan dan dituliskan di tempat itu).
      Bila ukuran record baru > record lama, maka dilakukan penghapusan dan penyisipan record baru di akhir file.
Terdapat dua kasus, yaitu:
a.      Hanya dilakukan penimpaan, tanpa penyisipan di akhir file.
TU = TF + TRW
b.      Dilakukan penandaan hapus dan penyisipan di akhir file.
TU = TF + TRW + TI


·         Waktu Pembacaan Seluruh Record (TX)
Mekanisme pembacaan seluruh record pada file pile dilakukan secara sekuensial yaitu : dibaca secara terurut dari record awal sampai record yang terakhir.
TX  = 2 TF  = n (R/t’)

·         Waktu Reorganisasi File (TY )
      Jika pembaruan (update) pile dilakukan dengan penandaan, maka perlu penghilangan record-record tak valid secara periodik sehingga file menjadi ringkas dan mempercepat operasi akses/ pengambilan.
      Reorganisasi dilakukan dengan pengkopian file dengan mengecualikan record-record yang ditandai sebagai dihapus dan memblocking kembali record-record.
TY  = (n+o) (R/t’) + (n+o-d) (R/t’)
o = n insert
d = n delete

LATIHAN SOAL !
Soal 1 ->
·         Parameter harddisk
Putaran disk = 6000 rpm
Seek time (s) = 5 ms
Transfer rate (t) = 2048 byte/ms
Waktu untuk pembacaan dan penulisan TRW = 2 ms
·         Parameter penyimpanan
Metode blocking : variable length spanned blocking
Ukuran blok (B)  = 1024 byte
Ukuran pointer blok (P) = 8 byte
Ukuran interblock gap (G)  = 512 byte
·         Parameter file
Jumlah record di file (n) = 10.600 record
Jumlah rata-rata atribut (a`) = 5 byte
Ukuran rata-rata field (A) = 7 field
Jumlah rata-rata nilai (V) = 15 byte
·         Parameter reorganisasi
Jumlah penanbahan record (o) = 1000 record
Jumlah record ditandai sebagai dihapus (d) = 200 record
·         Hitunglah :
a. Ukuran rekord (R)
b. Waktu Fetch sebuah rekord ( TF  )
c. Waktu pengambilan record berikutnya ( TN  )
d. Waktu penyisipan record ( TI  )
e. Waktu pembaruan record ( TU  )
f. Waktu pembacaan seluruh record ( TX  )
g. Waktu Reorganisasi file ( TY  )

JAWABAN :
a.    R   = a’( A+V+2)
     = 5 (7+15+2)
     = 5 x 24
     = 120 byte  

b.    TF  =  1/2 n (R/t’)
t’ = (t/2)×(R/(R+W))
                        W = P+((P+G)/Bfr)
                                             Bfr    = (B-P)/(R+P)
                                                      =  (1024-8)/(120+8)
                                                      =  1016/128
                                                      = 7,93
                        W = P+((P+G)/Bfr)
                            = 8+((8+512)/7,93)
                            = 8+(520/7,93)
                            = 8+65,57
                            = 73,57
            t’ = (t/2)×(R/(R+W))
               = (2048/2)×(120/(120+73,57))
               = 1024×(120/193,57)
               = 1024×0,61
               = 624,64
TF  =  1/2 n (R/t’)
     = 1/2×10600 (120/624,64)
     = 5300× 0,19
     = 1007

c.    TN   = TF
     = 1007

d.    TI  = s + r + Btt + T_RW
          Btt  = B/t
                 = 1024/2048
                 = 0,5
                        r   = 1/2×((60×1000)/RPM)
                        r   = 1/2×((60×1000)/6000)
                        r   = 1/2×10
                        r   = 5 detik
TI    = s + r + Btt + T_RW
     = 5 + 5 + 0,5 + 2
     = 12,5

e.     - TU  = TF  + TRW

            =  1007 + 2
            =  1009
- TU  = TF  + TI + TRW
            =  1007 + 12,5 +2
            =  1021,5

f.     TX  = 2TF
     = 2 x 1007
     = 2014

g.    TY  = (n+o)(R/t')+ (n+o-d)(R/t')
       = (10600+1000)(120/624,64)+ (10600+1000-200)(120/624,64)
       =(11600×0,19)+(11400×0,19)
       = 2204+2166
       = 4370









Tidak ada komentar:

Posting Komentar