Pertemuan
5 – 11 April 2017
Dosen
: Andriani Kala’Lembang, S.Kom, M.M
·
Organisasi file adalah suatu teknik atau
metode yang digunakan untuk menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah
file.
·
File pile atau disebut dengan file tumpukan
merupakan salah satu struktur dasar dari struktur file . Record-record pada
pile dikumpulkan berdasarkan kedatangannya. Panjang record dalam suatu pile
tidak harus tetap dan tidak diperlukan atribut-atribut yang sama untuk setiap
record
·
·
Penggunaan pile
File pile merupakan struktur dasar. Struktur ini memberikan fleksibilitas penuh. Struktur
ini menggunakan ruang penyimpanan dengan baik saat data berukuran dan
berstruktur beragam. Struktur ini tidak bagus untuk pencarian record tertentu.
·
Penggunaan file pile
§ File-file
system
§ File
log (mencatat kegiatan)
§ File-file
penelitian/medis
§ File
teks
KINERJA PILE
·
Ukuran Record (R)
Kepadatan pile dipengaruhi dua faktor, yaitu:
1. Perlu
penyimpanan nama-nama atribut dan nilainya.
2. Data
yang tidak ada tidak perlu dipertimbangkan
sama sekali.
R = a’(A+V+2)
a’ = rata-rata jumlah atribut
A = ukuran rata-rata atribut (field)
V = ukuran rata-rata nilai
2 = konstanta untuk pemisah
antar field dan antar record
·
Waktu Pengambilan Record Tertentu/ Fetch Record (TF)
Waktu untuk menemukan lokasi record pada pile adalah lama, karena
semua record harus ditelusuri sampai menemukan lokasi satu item data. Pencarian data harus dilakukan secara serial dimana
setiap blok dibaca satu persatu sampai record yang dicari ditemukan.
TF= 1/2n
(R/t’)
n = jumlah record
R = ukuran record
t’ = bulk transfer
time
Catatan:
Bulk transfer time digunakan karena membaca file secara sekuen
dari titik awal, melewati gap-gap dan batas-batas silinder sampai menemukan
blok berisi record yang diinginkan
·
Waktu Pengambilan Record Berikutnya/ Next Record (TN)
Karena tidak ada pengurutan record pada pile, maka record penerus
(successor record) berdasarkan
kriteria tertentu dapat berada di sembarang lokasi. Karena
posisinya tidak diketahui, menemukan record penerus sama dengan record
tertentu.
TN = TF
·
Waktu Penyisipan Record (TI)
Penyisipan record dilakukan di akhir file. Mekanisme
Penyisipan record adalah:
1.
Cari akhir file (EOF=End-of-File), diperlukan
waktu sebesar seek time (s)
2.
Cari sector yang tepat, diperlukan waktu
sebesar rotational latency (r)
4.
Read/Write blok data, diperlukan waktu sebesar (TRW)
TI = s + r + Btt + TRW
·
Waktu Pembaruan Record (TU)
a. Mencari
posisi record yang diperbarui.
b. Memeriksa
apakah ukuran tempat record masih memenuhi syarat yaitu:
• Bila
ukuran record baru < record lama, maka dilakukan penimpaan record (dilakukan
penghapusan dan dituliskan di tempat itu).
• Bila
ukuran record baru = record lama, maka dilakukan penimpaan record (dilakukan
penghapusan dan dituliskan di tempat itu).
• Bila
ukuran record baru > record lama, maka dilakukan penghapusan dan penyisipan
record baru di akhir file.
Terdapat dua kasus, yaitu:
a. Hanya
dilakukan penimpaan, tanpa penyisipan di akhir file.
TU = TF + TRW
b. Dilakukan
penandaan hapus dan penyisipan di akhir file.
TU = TF + TRW + TI
·
Waktu Pembacaan Seluruh Record (TX)
Mekanisme pembacaan
seluruh record pada file pile dilakukan secara sekuensial
yaitu : dibaca secara terurut dari record
awal sampai record yang terakhir.
TX
= 2 TF = n (R/t’)
·
Waktu Reorganisasi
File (TY
)
• Jika pembaruan
(update) pile dilakukan dengan
penandaan, maka perlu penghilangan record-record tak valid secara periodik
sehingga file menjadi ringkas dan mempercepat operasi akses/ pengambilan.
• Reorganisasi
dilakukan dengan pengkopian file dengan mengecualikan record-record yang
ditandai sebagai dihapus dan memblocking kembali record-record.
TY
= (n+o) (R/t’) + (n+o-d) (R/t’)
o = n insert
d = n delete
LATIHAN SOAL !
Soal 1 ->
·
Parameter harddisk
Putaran disk =
6000 rpm
Seek time (s) = 5 ms
Transfer rate (t) =
2048 byte/ms
Waktu untuk pembacaan dan penulisan TRW = 2
ms
·
Parameter penyimpanan
Metode blocking : variable length spanned blocking
Ukuran blok (B) = 1024 byte
Ukuran pointer blok (P) = 8 byte
Ukuran interblock gap (G) = 512 byte
·
Parameter file
Jumlah record di file (n) = 10.600
record
Jumlah rata-rata atribut (a`) = 5 byte
Ukuran rata-rata field
(A) = 7 field
Jumlah rata-rata nilai
(V) = 15 byte
·
Parameter reorganisasi
Jumlah penanbahan record (o) = 1000 record
Jumlah record ditandai
sebagai dihapus (d) = 200 record
·
Hitunglah
:
a. Ukuran rekord (R)
b. Waktu Fetch sebuah rekord ( TF )
c. Waktu pengambilan record berikutnya ( TN )
d. Waktu penyisipan record ( TI )
e. Waktu pembaruan record ( TU )
f. Waktu pembacaan seluruh record ( TX )
g. Waktu Reorganisasi file ( TY )
JAWABAN
:
a.
R = a’(
A+V+2)
= 5
(7+15+2)
= 5
x 24
=
120 byte
b.
TF = 1/2 n
(R/t’)
t’ = (t/2)×(R/(R+W))
W
= P+((P+G)/Bfr)
Bfr = (B-P)/(R+P)
= (1024-8)/(120+8)
= 1016/128
=
7,93
W
= P+((P+G)/Bfr)
= 8+((8+512)/7,93)
= 8+(520/7,93)
= 8+65,57
= 73,57
t’
= (t/2)×(R/(R+W))
= (2048/2)×(120/(120+73,57))
= 1024×(120/193,57)
= 1024×0,61
= 624,64
TF
= 1/2 n (R/t’)
= 1/2×10600 (120/624,64)
= 5300× 0,19
= 1007
c.
TN =
TF
=
1007
d.
TI =
s + r + Btt + T_RW
Btt = B/t
=
1024/2048
=
0,5
r = 1/2×((60×1000)/RPM)
r = 1/2×((60×1000)/6000)
r = 1/2×10
r = 5 detik
TI = s + r + Btt + T_RW
= 5 + 5 + 0,5 + 2
= 12,5
e.
- TU = TF + TRW
= 1007
+ 2
= 1009
- TU
= TF + TI + TRW
= 1007
+ 12,5 +2
= 1021,5
f.
TX =
2TF
= 2
x 1007
=
2014
g.
TY = (n+o)(R/t')+ (n+o-d)(R/t')
=
(10600+1000)(120/624,64)+ (10600+1000-200)(120/624,64)
=(11600×0,19)+(11400×0,19)
=
2204+2166









Tidak ada komentar:
Posting Komentar