Pertemuan II | 21 Maret 2017
Dosen : Andriani Kala’Lembang, S.Kom, M.M
JENIS MEDIA PENYIMPANAN
· Media Penyimpanan
adalah alat yang dugunakan untuk menyimpan data atau program diman data yang disimpan tersebut dapat dibaca kembali untuk diproses oleh komputer.
·
Primary Memory
(Internal Storage) adalah memori
yang dapat digunakan untuk menyimpan data dan program sementara waktu oeh
processor. Data yang disimpan pada memori utama ini bersifat volatile, artinya
data yang disimpan bersifat sementara dan dipertahankan oleh sumber-sumber
listrik, apabila sumber listrik dimatikan maka datanya akan hilang.
Contoh :
- ROM (Read Only
Memory), yaitu perangkat keras pada komputer berupa chip memori semikonduktor
yang isinya hanya dapat dibaca
- RAM
(Random-Access Memory) adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti
selama komputer sihidupkan dan sebagai suatu penyimpanan data yang dapat dibaca
atau ditulis dan dapat dilakukan secara berulang-ulang dengan data yang
berbeda-beda
· Secondary Memory
(External Storage) adalah peranti yang
dapat menyimpan data secara permanen. Data tidak hilang ketika komputer
dimatikan (nonvolatile). Jenis secondary storage :
- Serial / Sequential Access Storage Device : Magnetic Tape, dll.
- Direct Access Storage Device : Magnetic Disc, Floppy Disc, Flashdisc dll.
- Serial / Sequential Access Storage Device : Magnetic Tape, dll.
- Direct Access Storage Device : Magnetic Disc, Floppy Disc, Flashdisc dll.
·
Hirarki Memory
- Waktu akses (access time) memori (semakin ke bawah semakin lambat, semakin ke atas semakin cepat)
- Kapasitas (semakin ke bawah semakin besar, semakin ke atas semakin kecil)
- Peningkatan jarak dengan prosesor (semakin ke bawah semakin jauh, semakin ke atas semakin dekat)
- Penurunan harga memori tiap bitnya (semakin ke bawah semakin semakin murah, semakin ke atas semakin mahal)
- Waktu akses (access time) memori (semakin ke bawah semakin lambat, semakin ke atas semakin cepat)
- Kapasitas (semakin ke bawah semakin besar, semakin ke atas semakin kecil)
- Peningkatan jarak dengan prosesor (semakin ke bawah semakin jauh, semakin ke atas semakin dekat)
- Penurunan harga memori tiap bitnya (semakin ke bawah semakin semakin murah, semakin ke atas semakin mahal)
MAGNETIC TAPE
·
REPRESENTASI DATA
DAN DENSITY PADA MAGNETIC TAPE
Data direkam secara digit pada media ini sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya. Tape terdiri atas 9 track, 8 track dipakai untuk merekam data dan track yang ke 9 untuk koreksi kesalahan. Salah satu karakteristik yang penting dari pita magnetic ini adalah density (kepadatan) dimana data disimpan. Density adalah fungsi dari media tape dan drive yang digunakan untuk merekam data ke media tadi.
Data direkam secara digit pada media ini sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya. Tape terdiri atas 9 track, 8 track dipakai untuk merekam data dan track yang ke 9 untuk koreksi kesalahan. Salah satu karakteristik yang penting dari pita magnetic ini adalah density (kepadatan) dimana data disimpan. Density adalah fungsi dari media tape dan drive yang digunakan untuk merekam data ke media tadi.
·
PARITY DAN ERROR
CONTROL PADA MAGNETIC TAPE
Salah satu
teknik untuk memeriksa kesalahan pada pita magnetik adalah dengan parity check.
Jenis-jenis Parity Check adalah :
1. Odd Parity (Parity
Ganjil), Jika data direkam dengan menggunakan odd parity, maka jumlah 1 bit
yang merepresentasikan suatu karakter adalah ganjil. Jika jumlah 1 bitnya sudah
ganjil, maka parity bit yang terletak pada track ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi
jika jumlah 1 bitnya masih genap maka parity bitnya adalah 1 bit.
2. Even Parity (Parity
Genap), Bila kita merekam data dengan menggunakan even parity, maka jumlah 1
bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah genap jika jumlah 1 bitnya
sudah genap, maka parity bit yang terletak pada track ke 9 adalah 0 bit, akan
tetapi jika jumlah 1 bitnya masih ganjil maka parity bitnya adalah 1 bit.
Sistem Block pada
magnetic tape Data yang dibaca dari atau ditulis ke media ini dalam suatu grup
karakter disebut block. Suatu block adalah jumlah terkecil dari data yang dapat
ditransfer antara secondary memory dan primary memory pada saat akses. Sebuah
block dapat terdiri dari satu atau lebih record. Sebuah block dapat merupakan
physical record. Diantara 2 block terdapat ruang yang disebut sebagai gap
(inter block gap). Panjang masing-masing gap adalah 0.6 inch. Ukuran block
dapat mempengaruhi jumlah data/record yang dapat disimpan dalam tape.
· KEUNTUNGAN DAN KETERBATASAN PENGGUNAAN MAGNETIC TAPE
· KEUNTUNGAN DAN KETERBATASAN PENGGUNAAN MAGNETIC TAPE
1.
Keuntungan Penggunaan Magnetic Tape
a. Panjang record
tidak terbatas
b. Density data
tinggi
c. Volume
penyimpanan datanya besar dan harganya murah
d. Kecepatan
transfer data tinggi
e. Sangat efisiensi
bila semua atau kebanyakan record dari sebuah tape file memerlukan pemrosesan
seluruhnya
2.
Keterbatasan penggunaan Magnetic Tape
a. Akses langsung
terhadap record lambat
b. Masalah
lingkungan
c. Memerlukan
penafsiran terhadap mesin
d. Proses harus
sequential
MAGNETIC DISK
·
KARAKTERISTIK
SECARA FISIK PADA MAGNETIC DISK
-
Disk pack adalah jenis
alat penyimpanan pada magnetic disk, yang terdiri dari beberapa tumpukan
piringan alumenium. Dalam sebuah pack/tumpukan umumnya terdiri dari 11
piringan, setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada minidisk) dan
menyerupai piringan hitam. Permukaannya dilapisi dengan metal oxide film yang
mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape. Banyaknya track pada
piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan,
kapasitas disk drive dan mekanisme akses. Disk mempunyai 200-800 track per
permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk pack
yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data.
-
Disk Controller menangani perubahan kode dari
pengalamatan record, termasuk pemilihan drive yang tepat dan perubahan kode
dari posisi data yang dibutuhkan disk pack pada drive. Controller juga
mengatur buffer storage untuk menangani masalah deteksi kesalahan. Koreksi
kesalahan dan mengontrol aktivitas read/write.
·
REPRESENTASI DATA
DAN PENGALAMATAN
Pemanggilan
sebuah block adalah banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device.
Data dari disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk
diakses oleh sebuah program. Ada 2 teknik dasar untuk pengalamatan data
yang disimpan pada disk yaitu : Metode Silinder dan Metode Sektor
·
ORGANISASI BERKAS
DAN METODE AKSES PADA MAGNETIC DISK
Untuk
membentuk suatu berkas didalam magnetic disk bisa dilakukan secara sequential,
index sequential, ataupun direct. Sedangkan untuk mengambil suatu data
dari berkas yang disimpan dalam disk,
bisa dilakukan secara langsung dengan menggunakan direct access method atau
dengan sequential access method (secara sequential).
·
KEUNTUNGAN DAN
KETERBATASAN PENGGUNAAN MAGNETIC DISK
1. Keuntungan Penggunaan Magnetic Disk
a.
Akses terhadap suatu record dapat dilakukan
secara sequential atau direct.
b.
Waktu yang dibutuhkan untuk mengakses suatu
record lebih cepat.
c.
Respon time cepat.
d.
Mudah digunakan
e.
Bersifat Nonvolatile
2. Keterbatasan Penggunaan Magnetic Disk
a. Harga lebih
mahal.
b. Daya tahan / umur
media pendek
c. Bentuknya
bergaris (track), sehingga kecepatan dan kapasitas simpannya rendah
OPTICAL DISC
· Pengertian
optical disc adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat ditulis dan
dibaca menggunakan sinar laser bertenaga rendah.
·
Jenis-jenis
optical disc :
1. CD
(Compact Disc atau Laser Optic Disc)
CD merupakan jenis piringan optic yang pertama
kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan melalui laser. CD
berbentuk lingkaran dengan diameter 120 mm serta memiliki libang ditengahnya
yang berdiameter 15 mm. kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870 Mb yang
dapat menyimpan data hingga 99 menit.
Contohnya : CD-Rom , CD-R,CD-RW
2.
DVD (Digital Video Disc / Digital Versatile Disc)
DVD adalah merupakan pengembangan dari CD. DVD
memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari pada CD biasa, yaitu sekitar 4,7
– 17 GB.
3.
Blu Ray
Teknologi Blu-ray adalah merupakan format disc
optic, yang merupakan perkembangan dari CD dan DVD. Keunggulan dari blu-ray
yaitu pada kapasitas lapisan-sided Blu-ray disc, dimana lebih besar 35 kali
dari CD dan lebih besar lima kali dari DVD. Kapasitas Blu-Ray disc dual layer
memiliki kemampuan menyimpan data sampai dengan 50 Gb per keping.
4.
Fluorescent Multilayer DISK (FM DISK)
Fluorescent Multilayer Disc (FM Disc) adalah jenis optical disk yang mampu menampung sampai 140 GB data sekaligus, dengan kecepatan baca data sampai 1 GB per detik.
Fluorescent Multilayer Disc (FM Disc) adalah jenis optical disk yang mampu menampung sampai 140 GB data sekaligus, dengan kecepatan baca data sampai 1 GB per detik.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar